Tatap Muka Panglima TNI dan Kapolri dengan Tokoh  Masyarakat  Wilayah Pegunungan

HANKAM705 Dilihat

WAMENA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian bertatap muka dengan tokoh masyarakat serta tokoh agama se-Kabupaten Jayawijaya, di ruang Sasana Wio Pemda Jayawijaya Wamena, Sabtu (7/9).

Ucapan selamat datang oleh Jhon R. Banua, SE, MM (Bupati Jayawijaya) yang pada intinya menyampaikan selamat datang di Kab. Jayawijaya. Kami menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk menjadi lokasi tatap muka ini.

“Saya berharap melalui kedatangan Bapak Panglima dan Kapolri dapat mengetahui perkembangan daerah dan permasalahan yang ada di daerah ini. Yang pada akhirnya akan dapat memajukan daerah kabupaten Jayawijaya”, ujarnya.

Dia mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk dapat menjaga keamanan dan ketertiban di daerah ini.
“Kami berharap dengan kehadiran Bapak Kapolri dan Panglima TNI dapat mendatangkan kesejukan di Kabupaten Jayawijaya,” ujar Bupati.

Sambutan Jendral Pol. Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, P.hD (Kapolri) menyampaikan, Tuan rumah yaitu bupati dan wakil bupati sudah lama disini. Kami mengucapkan selamat atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat.

“Banyak perubahan dan kemajuan terjadi di Kabupaten Jayawijaya setelah terakhir kalinya saya berkunjung disini. Selamat kepada pemerintah dan masyarakat atas semua perubahan-perubahan di daerah ini,” ucap Kapolri.
Semoga kedepan pembangunan infrastruktur cepat diakukan karena jayawijaya merupakan pusat dari beberapa daerah di Pegunungan. Karena tanpa infrastruktur, mobilitas barang dan orang tidak bisa dilakukan. Daerah ini merupakan lembah yang paling subur di Indonesia. Potensi Pertanian, peternakan bisa dikembangkan dengan maksimal. Bahkan kopi dan hasil bumi lainnya menjadi daya tarik daerah lainnya.

“Kami sudah janji beberapa minggu lalu ke Wamena, namun karena ada kegiatan lain sehingga hari ini kita baru bisa bertemu disini. Saya sangat yakin ini merupakan rencana Tuhan YME. Terima kasih banyak atas sambutan yang meriah,” terang Kapolri.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP (Panglima TNI) menyampaikan, Saya hadir di wamena ingin banyak mendengar dari bapak ibu sekalian, kita bicara dari hati ke hati. Papua merupakan bagian integral dari NKRI, sehingga Bapak ibu sekalian memiliki hak yang sama dengan di daerah lain.

Penyampaian dr. H. Rudi Hartono ismail, S.Pd, M.Pd (ketua STISIP AI YAPIS Wamena) selaku perwakilan paguyuban sepegunungan Tengah yang menyampaikan, Kami mengapresiasi pemerintah Kabupaten jayawijaya yang telah menjamin keamanan dan ketertiban di Kabupaten Jayawijaya.
“Harus ada konsep yang tepat di Kabupaten Jayawijaya yang memiliki karakter yang berbeda dengan daerah lainnya. Harus ada pilot project di kampung kampung sehingga kehidupan masyarakat dapat terlihat kebersamaannya dan kesatuannya. Masyarakat menginginkan perhatian yang serius dari Pemerintah Daerah,”ujarnya.

Aleks Silo Sukarno Doga (tokoh masyarakat asologaima) mengatakan, sebagai salah satu tokoh pepera tidak ingin Papua ribut terus. Agar bisa bangun daerah pemekaran. “Tolong segera Tanah seluas 90 Hektar yang telah kami serahkan pada Pangdam agar segera dibangun Korem. Anggota TNI dan Polri disini datang bukan untuk membunuh masyarakat tapi untuk mengamankan masyarakat”, ujarnya.

“Bapak kapolri tolong tingkatkan Binmas Noken. Agar daerah jajaran lain membangun kodim dan koramil agar semua aman. Saya orang adat yang asli NKRI, ini tempat kami tidak boleh orang lain mengacaukan daerah ini. Tolong lihat pejuang NKRI dan tokoh Pepera untuk dibuat pemukiman yang layak. Kunci pembangunan ada pada Negara karena fungsi pembangunan ada pada negara. Saya minta Harus ada Mako Brimob di Wamena,” tambahnya(maliki)