Mantan Kasal Diduga Mentor Demo di Mabes TNI, Kasal : Pihaknya Masih Mendalami

HANKAM389 Dilihat

JAKARTA – Menjawab pertanyaan wartawan perihal dipanggilnya mantan Kasal Laksamana (Purn) Slamet Soebijanto yang ikut dalam aksi bersama mahasiswa di dekat Mabes TNI pada Rabu (25/9/2019) lalu untuk datang ke Polisi Militer TNI AL (POMAL),  Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji menegaskan, pihaknya tengah melakukan klarifikasi terkait keberadaan mantan Kasal tersebut ditengah tengan demonstran.

“Kami mengklarifikasi apa yang telah disampaikan beliau kemarin. Saya kira silakan ditanyakan. Kami kan masih mendalami,” kata Siwi  usai peresmian tiga Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (27/9/2019).

Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto yang pernah menjabat sebagai petinggi di lingkungan TNI AL ini, terlihat mendukung aksi damai mahasiswa dengan menggunakan atribut topi dengan logo TNI AL berbintang empat.

Ratusan mahasiswa berkumpul di dekat Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur pada Rabu sore (25/9). Mereka ingin bertemu Panglima TNI Hadi Tjahjanto.

Selain itu, mahasiswa juga berharap TNI ikut serta dalam unjuk rasa selanjutnya di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta.

Mereka mengklaim tergabung dalam wadah Majelis Kebangsaan Panji (Pancasila Jiwa) Nusantara (MKPN) yang dimentori oleh mantan KSAL Laksamana (Purn) Slamet Soebijanto.

“Kita ini ada gerakan mahasiswa, gerakan kita itu ada gerakan buruh, pemuda, dan lain-lain. Pak Slamet Soebijanto itu ketua wadahnya,” kata juru bicara mahasiswa yang ikut aksi, Ade Hilmi Maulana, di Jalan Setu Cipayung, Jakarta Timur, Rabu 25 September 2019.

Massa yang berdemo itu mengaku sebagai mahasiswa dari sejumlah universitas di wilayah Bandung Raya, Jawa Barat, menggelar aksi di dekat Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Massa mahasiswa ini ada yang mengenakan almamater Institut Bisnis Informatika, Universitas Mercu Buana, Universitas Jenderal Ahmad Yani, dan Universitas Langlabuana. (Luska)