Kapushidrosal Inspeksi Survei Hidro -Oseanografi di Perairan Ternate dan Tidore

Berita, HANKAM296 Dilihat

JAKARTA, Channel-Indonesia -Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H, melaksanakan inspeksi Survei Hidro-Oseanografi di perairan Ternate dan Tidore, Maluku Utara.

Inspeksi ini bertujuan untuk memastikan dan menjamin data yang dihasilkan agar sesuai dengan standard SP. 44, yang sudah ditetapkan oleh organisasi Hidrografi Internasional/ International Hydrographic organization (IHO).

Kapushidrosal yang didampingi Diropssurta Pushidrosal Kolonel Laut (KH) Drs. Haris Djoko Nugroho M.Si dan Koorsahli Pushidrosal Kolonel Laut (P) Amril, ST, MM serta Komandan Lanal Ternate Kolonel Laut (P) Wisnu Kusardianto diterima langsung oleh Walikota Tidore Capt. H. Ali Ibrahim beserta Forkompimda Kepulauan Tidore.

Pada kesempatan itu, Kapushidrosal menerima paparan dari Komandan Unit Satsurvei Pushidrosal Letkol Laut (P) Agus Hendra Gunawan, S.T., M.Tr. Hanla mengenai perkembangan pelaksanaan kegiatan survei.

Survei Hidro Oseanografi di perairan Ternate dan Tidore digelar dalam rangka pembuatan Peta Pendaratan Amphibi dan mendukung Sail Tidore 2021.

Seperti diketahui, Kota Tidore sendiri telah ditetapkan sebagai tuan rumah lokasi pelaksanaan Sail Tidore yang akan dilaksanakan tahun 2021 pada pertemuan ke-10 Global Network Of Magelhean Cities ( GNMC ) yang ke 9 di Kota Sevilla, Spanyol pada akhir Januari 2019.

Survei Hidro Oseanografi di perairan Ternate dan Tidore dilaksanakan selama 50 hari, dibawah pimpinan Komandan Unit Satsurvei Pushidrosal Letkol Laut (P) Agus Hendra Gunawan, S.T., M.Tr. Hanla, beserta 14 personel dalam rangka pengumpulan data Hidrografi, Oseanografi, Geografi Maritim, dan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran.

Data tersebut selanjutnya akan di validasi dan di olah di Mako Pushidrosal untuk menghasilkan update Peta Laut Indonesia (PLI) no. 385 perairan Tidore yang selama ini masih belum tergambarkan lokasi dan fasilitas di sekitar pelabuhan karena data yang ada di peta merupakan laporan hasil survei Belanda tahun 1923 , sehingga peta 385 saat ini tidak dapat menjamin keselamatan navigasi pelayaran di kepulauan Ternate dan Tidore

Selain itu data hidrografi dan oseanografi yang diperoleh dipakai untuk Publikasi Nautika sekaligus menjadi referensi utama kegiatan Sailing Pass dan Parade Kapal – Kapal pada Circumanavigation Magelhaen Elano maupun kegiatan Sail Tidore tahun 2021 yang akan datang.(maliki)